ASAL MULA NAMA DUKUH SUWUK
DAN MISTERI PUNDEN
DAN MISTERI PUNDEN
Asal mula nama dukuh Suwuk. Nama dukuh Suwuk diambil dari sebuah kata yaitu “Nyuwuk” yang artinya bertapa. Di dukuh yang sekarang dinamakan dukuh suwuk dahulu terdapat sebuah punden yang berdiri tegak dan letaknya di sebelah rumah seorang bapak Kepala Dukuh di daerah tersebut dan rumah disana masih sedikit dan jarang ditemukan. Punden yang terletak di dukuh suwuk tersebut sering digunakan orang-orang atau pendatang untuk memuja atau bertapa, dan kebanyakan mereka datang dari jauh dan warga di dukuh suwuk tersebut jarang yang pergi ke sana.
Selain tempatnya yang angker dan menyeramkan di sana juga banyak misteri-mistero yang belum bisa dipecahkan sampai sekarang. Dulu banyak orang-orang / pendatang yang datang ke punden tersebut, mungkin karean pengaruh Hindu - Budha masih sangat kuat. Setelah sekian lama dan waktu terus berjalan, punden yang dulu sangat ramai didatangi orang, mulai sepi dan jarang ada orang yang datang ke sana. Apalagi pengaruh islam sudah mulai melekat di masyarakat.
Dari dulu memang agama islam sudah ada disana, namun karena pengaruh Hindu – Budha belum bisa dihilangkan jadi masih ada beberapa orang yang terus melakukan pemujaan di tempat tersebut.
Karena punden tersebut sudah sepi dan hanya ada beberapa orang yang datang, lalu bapak kepada dukuh atau bapak kades akhirnya memutuskan untuk membongkar punden tersebut dan akan dijadikan mushola di sana. Bapak Kades pun melakukan pembongkaran punden dengan menyuruh 2 warga desa untuk membongkarnya. Pembongkaran punden pun dilakukan dan hanya sisa beberapa puing saja.
Beberapa hari setelah melakukan pembongkaran punden ada beberapa keanehan yang muncul. Dua orang warga yang dulu disuruh membongkar punden mengalami penyakit yang aneh, dan mereka seperti sudah diambang kematian. Namun, setelah sekian lama akhirnya sembuh. Namun setelah itu justru bergantian, Bapak Kades orang yang bertanggung jawab penuh dalam pembongkaran punden tersebut menderita penyakit aneh dan konon katanya penyakit yang diderita tidak bisa disembuhkan.
Apalagi sudah banyak pengobatan yang dicoba, namun tidak ada yang berhasil dan para dokter yang disuruh untuk mengobati jutsru memilih untuk berhenti mengobati apalagi di sela-sela pengobatan banyak terdapat keanehan yang muncul.
Setelah sekian lama sakit akhirnya Bapak Kades menghembuskan nafas terakhirnya. Ketika Bapak Kades belum meninggal, disana juga ada 2 orang warga yang menderita penyakit aneh. Yang satu mendadak gila atau hilang kesadaran dan yang satunya lagi sakit keras namun akhirnya bisa disembuhkan dan konon 2 warga tersebut tinggal bersebelahan dengan punden. Dan sampai sekarang punden itu masih ada dan menjadi misteri yang belum dapat dipecahkan.

LEGENDANYA TAMBAH LAGI BOS.... BUAT REFERENSI TUGAS SKULL....
BalasHapusNglombooo...
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus